SHOUT HERE

12 August 2011

Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?


Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universiti terkenal bertanya kepada mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan
semuanya". "Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, semuanya" kata mahasiswa tersebut. Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, bererti Tuhan menciptakan Kejahatan. Kerana kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahawa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berandaian bahawa Tuhan itu adalah kejahatan." Mahasiswa itu terdiam dan tidak menjawab hipotesis profesor tersebut.

Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahawa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos. Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"

"Tentu saja," jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"
"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah deman?" Tanya si professor diiringi gelak-tawa mahasiswa yang lain. Mahasiswa itu menjawab, "Sebenarnya, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisik, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?" Profesor itu menjawab, "Tentu saja ada." Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan di mana tidak ada cahaya. Cahaya boleh kita pelajari, tetapi gelap tidak. Kita bisa menggunakan Prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai-bagai panjang gelombang untuk setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensiti cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?" Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah saya katakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di surat khabar dan TV. Banyak perkara jenayah dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."
Profesor itu terdiam.
Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Follow my page

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls