SHOUT HERE

04 March 2011

BUKAN SUATU YANG BAHARU PARA KHATIB MEMBUKA KHUTBAHNYA DENGAN PERINGATAN AGAR "BERTAKWALAH KAMU KEPADA ALLAH"

Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa dan jangalah kamu mati melainkan dalam keadaan Islam.


Itulah ayat yang biasa dilafazkan oleh para khatib di permulaan khutbah mereka. Tapi apa yang ana ingin kongsikan di sini ialah bahawa suruhan agar bertakwa kepada Allah ini telah sekian lama diserukan oleh para Anbiya' terdahulu terhadap kaum mereka.

Di suatu petang di kala hujan renyai-renyai. Ana meneruskan bacaan Al-Quran iaitu pada surah Asy-Syu'ara. Alhamdulillah, daripada pembacaan tersebut, ana telah menemukan suatu firman yang berulang-ulang disebutkan oleh Allah di dalam surah tersebut. Kalimat-kalimat yang berulang-ulang itu ada kaitannya dengan apa yang sang khatib selalu ingatkan kepada para jemaah muslim ketika khutbah solat jumaat. Mari kita selami kisah-kisah yang ada di dalam surah as-syu'ara.



NABI NUH MEMBERI PERINGATAN KEPADA KAUMNYA
103: Sungguh, pada demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
104: Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar Dialah Maha Perkasa, Maha Penyayang.
105: Kaum Nuh telah mendustakan para Rasul.
106: Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?"
107: Sesungguhnya aku seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu.
108: Maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.
109: Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
110: Maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.


NABI HUD MEMBERI PERINGATAN KEPADA KAUMNYA
121:Dan sungguh, pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
122: Dan sesungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang.
123: (Kaum) 'Ad telah mendustakan para Rasul.
124: Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, "mengapa kamu tidak bertakwa?"
125: Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan  (yang diutus) kepadamu,
126: maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
127: Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan
         seluruh alam.

NABI SALEH MEMBERI PERINGATAN KEPADA KAUMNYA
139: ....Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
140: Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang.
141: Kaum Samud telah mendustakan pada rasul.
142: Ketika saudara mereka Saleh berkata kepada mereka, "mengapa kamu tidak bertakwa?"
143: Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu.
144: Maka bertakawlah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
145: Dan aku tidak meminta sesuatu imbalan kepadamu atas ajakan itu, imbalanku hanyalah dari Tuhan sekalian alam.

NABI LUT MEMBERI PERINGATAN KEPADA KAUMNYA
158: ....Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.159: Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha perkara, Maha Penyayang.
160: Kaum Lut telah mendustakan para rasul,
161: ketika saudara mereka Lut berkata kepada mereka, "mengapa kamu tidak bertakwa?"
162: Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, 
163: maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
164: Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu, imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.

NABI SYU'AIB MEMBERI PERINGATAN KEPADA KAUMNYA
174: Sungguh, pada demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
175: Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha perkara, Maha Penyayang.
176: Penduduk Madyan telah mendustakan para rasul.
177: ketika Syu'aib berkata kepada mereka, "mengapa kamu tidak bertakwa?"
178: Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
179: maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku,
180: dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.


Demikianlah peringatan demi peringatan yang disampaikan olh para rasul sebelum Nabi Muhammad S.A.W.  Maka kita perhatikan pula diri kita ini. Adakah kita mengambil berat terhadap seruan khatib setiap kali solat jumaat agar bertakwa kepada Allah. Atau sekadar kita dengar tapi tidak memikirkannya. 


"Dan sungguh, (Al-Quran) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh Alam. Yang dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (jibril). ke dalam hatimu (muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan, dengan bahasa arab yang jelas" (Asy-Syu'ara:192-195)

1 comments:

Muhammad Izzuddin said...

Assalamualaikum.

Benar, ayuhlah bersama bersatu menyebarkan mesej Taqwa ini, Insya allah.

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Follow my page

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls